Apartemen merupakan salah satu townhouse di mana pemiliknya hanya berhak memiliki unit Apartemen, tapi bukan tanah di mana Apartemen itu berdiri. Biasanya dalam satu gedung, terdapat beberapa unit Apartemen.
Konsep Apartemen sebenarnya hampir sama dengan konsep rumah, namun biasanya apartemen jauh lebih luas. Karena lokasinya berada dalam gedung, hampir mustahil bagi kita untuk melakukan ekstensi pada Apartemen.
Pada tampilan eksterior pemilik Apartemen tak dapat berbuat banyak untuk mengubahnya, karena eksterior biasanya ditentukan oleh developer. Pemilik unit Apartemen hanya diberi kebebasan dalam menata dan mendekorasi interior Apartemen. Maka oleh karena itu berikut ini saya akan memberikan beberapa tips untuk mendesign interior Apartemen agar lebih terlihat luas, nyaman dan menarik. Antara lain yaitu :
• Gunakan setiap area sesuai dengan kebutuhan Bapak/Ibu, bukan seperti yang diiklankan. Kala memasarkan Apartemen, biasanya developer sudah menentukan setiap area sesuai dengan peruntukkannya, misal area untuk ruang makan, area keluarga, kamar tamu, ruang baca, dll. Bapak/Ibu tak harus mengikuti pakem ini. Bapak/Ibu bisa saja menggunakan sebuah area yang didesain untuk kamar tamu sebagai ruang kerja Bapak/Ibu, atau ruang makan menjadi satu dengan ruang keluarga. Cara ini tentu lebih memaksimalkan potensi ruangan pada apartemen sesuai kebutuhan Bapak/Ibu.
• Pilih warna palet untuk memberi kesan visual lebih luas. Untuk ruang – ruang yang digunakan untuk kepentingan bersama, misal ruang makan dan ruang keluarga, gunakan warna – warna palet atau pastel untuk memberi kesan ruang yang nampak lebar, serta tambahkan kaca atau cermin di beberapa sudut ruangan. Jangan gunakan hanya satu macam warna untuk interior Apartemen. Gunakan warna lain pada setiap ruangan yang berbeda dan memiliki fungsi spesifik, misal ruang tamu, kamar, ruang ganti, dll. Warna yang berbeda juga akan memberi kesan pemisahan fungsi yang nyata antar ruangan.
• Atur pencahayaan Apartemen dengan teliti. Agar nuansa dalam ruangan tidak terkesan monoton, aplikasikan lebih dari satu pencahayaan untuk Apartemen, yakni dengan menggabungkan recessed lighting untuk menyinari setiap sudut ruangan, overhead lighting seperti kandelar untuk ditempatkan di masing – masing ruangan, serta lampu meja untuk penyinaran di area yang lebih spesifik. Tapi, kita jangan hanya berfokus pada pencahayaan artifisial saja.
• Furnitur untuk Apartemen.Karena kebanyakan Apartemen memiliki luas ruangan yang tak seberapa, ada baiknya Bapak/Ibu berfokus pada ukuran dan penataan furnitur. Hadirkan furnitur dengan ukuran yang kompak, tidak terlalu besar, dan multi fungsi. Misal, Bapak/Ibu bisa menghadirkan rak buku. Selain untuk menyimpan buku, majalah, dan alat tulis, di sini Bapak/Ibu bisa meletakkan aksesoris serta benda – benda kecil yang biasa dipakai, seperti kunci, pemotong kuku, gunting, dsb.
• Sediakan area terbuka (Open Floor). Banyaknya dinding – dinding di dalam Apartemen kadang bisa membuat ruangan nampak sempit, sesak, dan menghambat mobilisasi. Maka, diskusikan dengan kontraktor apakah Bapak/Ibu bisa menghilangkan dinding pemisah tersebut untuk menggabungkan beberapa ruangan menjadi satu area yang luas (Open Floor). Area ini bisa Bapak/Ibu manfaatkan untuk berkumpul atau acara – acara besar yang mengundang banyak tamu.
Demikian beberapa tips di atas, namun jika Bapak/Ibu tidak mempunyai banyak waktu atau kurang berpengalaman dalam mendesign Apartemen,Bapak/Ibu juga bisa menggunakan jasa desain interior Apartemen Jakarta. Agar Apartemen Bapak/Ibu bisa berubah menjadi sesuai dengan yang Bapak/Ibu harapkan.